Loading Now

SIMPEL BESTIA Perkuat Layanan Bus Sekolah Aman bagi Pelajar Empat Lawang

Dinas Perhubungan memadukan informasi jadwal dan rute, kanal pengaduan digital, serta edukasi keselamatan untuk meningkatkan penggunaan angkutan sekolah.

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang memberikan sosialisasi kepada pelajar mengenai layanan angkutan sekolah dan keselamatan berlalu lintas. Edukasi di sekolah menjadi bagian dari pelaksanaan inovasi SIMPEL BESTIA. Foto: Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Empat Lawang

EMPAT LAWANG — Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang memperkuat pelayanan angkutan sekolah melalui SIMPEL BESTIA, singkatan dari Sistem Manajemen Pelayanan Bus Efisien, Selamat, Tertib, Inovatif, dan Aman. Inovasi ini menghadirkan informasi operasional yang lebih mudah diakses sekaligus mengedepankan keselamatan pelajar.

Inovasi ini berangkat dari sejumlah kendala pada layanan angkutan sekolah, mulai dari informasi operasional yang belum optimal, ketepatan waktu, hingga cakupan rute yang belum merata. Kondisi tersebut membuat sebagian pelajar memilih kendaraan pribadi atau angkutan yang belum tentu memenuhi standar keselamatan.

Melalui SIMPEL BESTIA, informasi mengenai armada, rute, dan jadwal operasional disampaikan secara lebih terbuka melalui media digital. Masyarakat juga memperoleh kanal untuk menyampaikan pengaduan sehingga kendala pelayanan dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih cepat.

Informasi yang jelas dan edukasi keselamatan menjadi kunci agar pelajar merasa aman dan orang tua semakin percaya menggunakan angkutan sekolah.

Informasi Operasional Lebih Mudah Diakses

SIMPEL BESTIA menggabungkan pengelolaan layanan bus dengan pemanfaatan teknologi informasi. Instagram digunakan untuk menyampaikan informasi operasional, sedangkan WhatsApp Business dikembangkan sebagai kanal komunikasi dan pengaduan masyarakat secara langsung.

Pemetaan rute didukung melalui ArcGIS agar jalur pelayanan dapat disajikan secara lebih mudah dipahami. Sementara itu, penyusunan jadwal, pencatatan, dan pelaporan dilakukan dengan perangkat digital untuk membantu pengelolaan operasional secara tertib dan berbasis data.

Akses informasi yang lebih jelas memberikan kepastian bagi pelajar dan orang tua mengenai waktu keberangkatan, rute yang dilalui, serta armada yang digunakan. Kepastian tersebut diharapkan mengurangi kesalahpahaman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap angkutan sekolah yang dikelola pemerintah daerah.

Dokumen inovasi mencatat rata-rata faktor muat kendaraan angkutan sekolah meningkat dari 37,5 persen menjadi 81 persen per hari pada 2025. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin banyak pelajar memanfaatkan layanan setelah informasi operasional dan komunikasi publik diperkuat.

Edukasi Keselamatan Menyasar Pelajar

Selain menyediakan informasi digital, Dinas Perhubungan melaksanakan sosialisasi langsung di sekolah dan di dalam angkutan. Pelajar memperoleh penjelasan mengenai cara mengakses informasi layanan, menggunakan kanal pengaduan, serta pentingnya tertib dan selamat dalam berlalu lintas.

Kegiatan sosialisasi juga menjadi ruang untuk mendengar pengalaman pelajar selama menggunakan angkutan sekolah. Masukan mengenai jarak perjalanan, waktu tempuh, rute, dan kenyamanan layanan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem.

Konsep BESTIA menekankan layanan bus yang efisien, selamat, tertib, inovatif, dan aman. Armada diharapkan laik jalan, pengemudi menjalankan tugas secara disiplin, jadwal disusun lebih pasti, serta perjalanan memberikan rasa aman bagi pelajar dan orang tua.

Evaluasi untuk Menuju Transportasi Cerdas

Pelaksanaan SIMPEL BESTIA dimulai dari identifikasi masalah, perancangan sistem dan media sosial, sosialisasi, uji coba, implementasi, hingga evaluasi. Tahapan penciptaan berlangsung sejak Januari sampai April 2025 dengan melibatkan tim Dinas Perhubungan dan pihak terkait.

Evaluasi dilakukan setiap bulan untuk menilai efektivitas penyampaian informasi, jumlah pengaduan, serta dampaknya terhadap penggunaan angkutan sekolah. Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan jadwal, pengembangan informasi rute, dan penambahan fitur komunikasi layanan.

Melalui pengelolaan yang konsisten, SIMPEL BESTIA diarahkan menjadi fondasi Smart Transportation di Kabupaten Empat Lawang. Inovasi ini diharapkan memperluas akses transportasi sekolah, mengurangi beban biaya keluarga, dan mendukung target keselamatan pelajar secara berkelanjutan.

Sumber: SIMPEL BESTIA (Sistem Manajemen Pelayanan Bus Efisien, Selamat, Tertib, Inovatif, dan Aman) Tahun 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang.

Post Comment