Loading Now

FRESH Jadikan Jumat sebagai Panggung Religius dan Kreatif Siswa

EMPAT LAWANG — SDN 12 Muara Pinang menghadirkan FRESH untuk mengubah kegiatan Jumat menjadi ruang penguatan karakter dan bakat siswa. Program ini memadukan tadarus, pidato singkat, serta penampilan hadroh dalam pembiasaan keagamaan yang kreatif dan berpusat pada peserta didik.

Pendidikan di sekolah tidak hanya berfungsi menyampaikan ilmu pengetahuan. Satuan pendidikan juga memegang peran penting dalam membentuk karakter, nilai moral, dan kedalaman spiritual peserta didik. Pembiasaan keagamaan yang menarik diperlukan agar nilai iman dan takwa hadir dalam kehidupan sekolah, bukan hanya menjadi materi di ruang kelas.

Di SDN 12 Muara Pinang, kebutuhan tersebut dijawab melalui FRESH, singkatan dari Friday Recitation, Speech, and Hadroh. Program mingguan ini menjadi wadah bagi siswa untuk memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an, melatih kemampuan berbicara di depan umum, serta menyalurkan minat pada seni musik Islami.

Tiga Pilar dalam Satu Jumat

Pilar pertama adalah Friday Recitation yang berfokus pada tadarus, pembacaan surat pendek, dzikir, dan doa bersama. Kegiatan dipimpin secara bergilir oleh siswa dan guru. Pembiasaan tersebut membantu memperlancar bacaan Al-Qur’an, menciptakan ketenangan batin, serta menanamkan kecintaan terhadap kitab suci sejak dini.

Pilar kedua adalah Friday Speech atau panggung pidato cilik. Satu atau dua siswa yang telah dijadwalkan menyampaikan tausiah singkat bertema akhlak, kisah teladan nabi, bakti kepada orang tua, kejujuran, atau moderasi beragama. Guru Pendidikan Agama Islam mendampingi penyusunan naskah, intonasi, gestur, dan ketepatan pesan sebelum siswa tampil.

Pilar ketiga adalah Friday Hadroh sebagai ruang pengembangan seni dan kerja sama. Siswa berlatih teknik pukulan rebana, olah vokal, dan kekompakan dalam membawakan sholawat. Penampilan hadroh memberi suasana yang lebih ceria sekaligus membantu melestarikan seni musik Islami di kalangan generasi muda.

Ketiga kegiatan tersebut menyatukan olah rasa, olah pikir, dan olah seni. Siswa tidak lagi menjadi pendengar pasif, tetapi tampil sebagai pembaca, penceramah, pemimpin doa, penyanyi, dan pemain musik. Program pun berfungsi sebagai panggung aktualisasi diri yang memberi pengalaman religius secara nyata.

Satu Jam untuk Spiritualitas dan Kepercayaan Diri

FRESH dilaksanakan setiap Jumat pukul 07.00 hingga 08.00 WIB di lapangan atau aula sekolah. Acara dibuka dengan lantunan hadroh, dilanjutkan recitation selama sekitar 20 menit. Setelah itu, siswa menyampaikan pidato singkat sebelum kegiatan ditutup dengan penampilan hadroh dan doa bersama.

Jadwal petugas disusun secara bergilir agar setiap kelas memperoleh kesempatan yang adil. Siswa yang bertugas melakukan konsultasi dengan guru PAI dan berlatih sebelum hari pelaksanaan. Guru kelas mendampingi ketertiban, sementara tim perlengkapan menyiapkan sound system, karpet, dan alat hadroh.

Monitoring dilakukan melalui presensi, jurnal kegiatan, dan evaluasi bulanan. Guru mencatat nama petugas, judul pidato, serta perkembangan kemampuan siswa. Apresiasi dapat diberikan dalam bentuk piagam atau predikat Star of the Week untuk menjaga motivasi dan menumbuhkan kompetisi yang positif.

Menjadi Sarana Pencarian Bakat Sekolah

Selain membangun kebiasaan religius, FRESH dirancang sebagai sarana pencarian bakat. Siswa yang menunjukkan kemampuan menonjol dalam pidato, tilawah, vokal, atau hadroh dapat memperoleh pembinaan lebih lanjut. Mereka dipersiapkan untuk mewakili sekolah dalam PENTAS PAI, FLS2N, maupun perlombaan keagamaan lainnya.

Tahapan program dimulai dari pembentukan tim, inventarisasi sarana, pemetaan potensi siswa, dan penyusunan jadwal. Selanjutnya dilakukan pelatihan hadroh, bimbingan pidato, sosialisasi, uji coba, dan pelaksanaan rutin. Refleksi bulanan digunakan untuk memperbaiki kualitas penampilan dan mengatasi kendala teknis.

FRESH diharapkan membentuk siswa yang beriman, percaya diri, mampu bekerja sama, dan berani menyampaikan pesan kebaikan. Program ini juga menumbuhkan iklim sekolah yang inklusif dan menyejukkan melalui materi keagamaan yang moderat. Dengan konsistensi pendampingan, Jumat menjadi ruang belajar yang religius, kreatif, dan membahagiakan.

Sumber: FRESH (Friday Recitation, Speech, and Hadroh) Tahun 2025, SDN 12 Muara Pinang, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

Post Comment