Loading Now

DAPOR LEZAT, Optimalisasi Konsumsi Ikan untuk Lengkapi Gizi Keluarga di Puskesmas Dradah

Konsumsi ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang berperan penting dalam pemenuhan gizi keluarga. Namun, tidak semua rumah tangga membiasakan konsumsi ikan secara rutin. Puskesmas Dradah menjawab kebutuhan tersebut melalui DAPOR LEZAT, singkatan dari DRADAH dengan PROGRAM OPTIMALISASI KONSUMSI IKAN LENGKAPI ZAT GIZI.

DAPOR LEZAT menghadirkan kegiatan edukasi gizi berbasis ikan dan demonstrasi memasak menu ikan yang mudah dibuat di rumah. Kegiatan dilaksanakan di posyandu, kelas ibu, hingga sekolah untuk menjangkau berbagai kelompok sasaran.

Petugas gizi puskesmas menyusun resep berbahan ikan lokal yang terjangkau, bergizi, dan cocok untuk berbagai usia. Ibu memperoleh contoh menu yang dapat langsung diterapkan untuk keluarga sehari-hari.

Program juga mengedukasi tentang cara memilih ikan yang segar, teknik menyimpan agar tahan lebih lama, serta cara pengolahan yang tetap menjaga kandungan gizi. Pendekatan tersebut memperkuat pengetahuan praktis warga.

DAPOR LEZAT juga menjadi ruang mengenalkan aneka olahan ikan yang cocok bagi anak yang sulit makan. Menu yang menarik secara visual dan disesuaikan dengan selera anak membantu keluarga menyediakan makanan bergizi tanpa hambatan.

Puskesmas Dradah menyediakan buku resep sederhana sebagai bahan rujukan keluarga. Buku tersebut memuat langkah singkat dan bahan yang mudah diperoleh, sehingga pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan dapat langsung diterapkan di rumah.

DAPOR LEZAT menegaskan bahwa perbaikan gizi dapat dimulai dari dapur keluarga. Puskesmas Dradah berupaya menghadirkan kegiatan yang praktis dan mudah ditiru warga. Pola tersebut menjadikan program bukan sekadar edukasi teknis, tetapi juga inspirasi bagi keluarga untuk menghadirkan menu bergizi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Melalui DAPOR LEZAT, Puskesmas Dradah berupaya meningkatkan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya perbaikan gizi keluarga. Inovasi ini menjadi bagian dari langkah pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Post Comment