CAMPUR SARI, Ajak Siswa SDN 1 Geger Cintai Aksara dan Bahasa Jawa

Siswa SDN 1 Geger belajar aksara dan bertutur bahasa Jawa dalam program CAMPUR SARI, kegiatan pembiasaan budaya sejak dini. Foto: SDN 1 Geger.
Bahasa dan aksara Jawa merupakan bagian penting dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. Namun, penggunaannya di kalangan anak muda semakin terbatas seiring dominasi bahasa lain di lingkungan sehari-hari. SDN 1 Geger menjawab tantangan tersebut melalui CAMPUR SARI, singkatan dari Cinta Aksara Mulia dan Pembiasaan Tutur Bahasa Jawa Sejak Dini.
CAMPUR SARI menghadirkan kegiatan pembiasaan berbahasa dan menulis aksara Jawa dalam kegiatan sekolah. Siswa mengikuti hari khusus berbahasa Jawa, latihan menulis aksara, hafalan tembang macapat, hingga permainan tradisional yang menggunakan bahasa Jawa sebagai media komunikasi.
Guru menyusun materi yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Kelas rendah diperkenalkan pada tutur sederhana dan permainan, sedangkan kelas atas mulai mengenal aksara dan karya sastra klasik. Pola bertahap tersebut memudahkan siswa menyerap materi tanpa merasa terbebani.
Sekolah juga menghadirkan sudut budaya berisi buku bacaan berbahasa Jawa, alat peraga aksara, hingga karya siswa. Pojok tersebut menjadi ruang belajar sekaligus etalase karya yang menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap budayanya.
CAMPUR SARI menghadirkan pentas budaya sederhana sebagai ruang siswa menampilkan penguasaan bahasa dan aksara Jawa. Pentas tersebut memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk menggunakan bahasa Jawa dalam konteks budaya yang menyenangkan.
SDN 1 Geger juga menjalin kerja sama dengan komunitas budaya setempat untuk memperkaya kegiatan. Kehadiran narasumber dari sanggar seni atau tokoh budaya memperkenalkan siswa pada khazanah budaya yang lebih luas dan mempererat hubungan sekolah dengan komunitas.
CAMPUR SARI menjadi bagian dari upaya menjaga bahasa dan aksara Jawa tetap hidup di tengah dinamika bahasa yang berkembang. SDN 1 Geger berperan sebagai salah satu ujung tombak pelestarian budaya di lingkungan pendidikan dasar. Semangat inilah yang diharapkan tumbuh di sekolah lain sehingga budaya lokal dapat terus hadir dalam kehidupan generasi muda.
Melalui CAMPUR SARI, SDN 1 Geger berupaya menumbuhkan generasi yang mencintai bahasa dan aksara Jawa. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya yang dimulai dari sekolah dan diperkuat melalui interaksi sehari-hari.



Post Comment