JURANG BILABU PAK PERGABIL Bikin Operasi Bilangan Bulat Lebih Konkret dan Menyenangkan di SDN 1 Kreteranggon

Lamongan – SD Negeri 1 Kreteranggon mengembangkan inovasi JURANG BILABU PAK PERGABIL, singkatan dari Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Pakai Permainan Garis Bilangan, untuk membantu siswa memahami operasi hitung dasar secara lebih konkret dan menyenangkan. Gagasan yang dikembangkan kepala sekolah ini muncul karena sebagian besar siswa masih kesulitan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan benar. Kesulitan paling terlihat pada pengurangan dua bilangan bulat negatif yang hampir tidak dapat dikerjakan siswa. Kondisi tersebut ikut membentuk anggapan bahwa Matematika merupakan pelajaran yang sulit, menakutkan, dan membosankan.
Permasalahan kemampuan operasi hitung dasar kemudian berdampak pada rendahnya minat dan motivasi belajar Matematika serta nilai literasi numerik dalam Rapor Mutu Pendidikan sekolah. Padahal, penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat merupakan materi dasar sekaligus prasyarat untuk mempelajari materi Matematika berikutnya. Sekolah karena itu membutuhkan media yang mampu menjembatani konsep abstrak menjadi pengalaman belajar yang dapat dilihat dan dimainkan secara langsung. JURANG BILABU PAK PERGABIL dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Inovasi ini pada dasarnya merupakan pengembangan dari garis bilangan yang telah umum digunakan dalam pembelajaran. Perbedaannya, garis bilangan tidak lagi hanya disajikan dalam bentuk dua dimensi, tetapi diwujudkan menjadi media tiga dimensi yang konkret dan dapat diotak-atik siswa. Media tersebut dapat digunakan sebagai permainan untuk melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Bentuk permainan membuat siswa dapat mempraktikkan konsep sambil terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Pada tahap awal, media JURANG BILABU PAK PERGABIL dibuat menggunakan bahan kayu. Penggunaan kayu kemudian dievaluasi karena media bersifat permanen, sulit dibongkar pasang, relatif berat untuk dibawa, berpotensi lapuk atau dimakan rayap, serta tidak tahan air. Pengembangan berikutnya menggunakan bahan paralon bekas agar media lebih ringan, mudah dibongkar pasang, lebih tahan lama, dan praktis dibawa. Pemanfaatan bahan bekas juga membuat media relatif mudah dibuat dengan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Keunggulan media terletak pada karakter tiga dimensinya yang memungkinkan siswa belajar melalui benda nyata. Media dapat dibongkar pasang, kuat, ringan, mudah dipindahkan, dan digunakan berulang kali dalam kegiatan pembelajaran. Siswa tidak hanya melihat angka dan simbol pada papan, tetapi dapat menggerakkan bagian media untuk memahami arah dan proses operasi bilangan. Pengalaman belajar semacam ini diharapkan mempermudah pemahaman konsep sekaligus meningkatkan aktivitas siswa selama pembelajaran.
Tujuan inovasi diarahkan pada peningkatan mutu pembelajaran Matematika melalui pendekatan yang kreatif, menarik, dan menyenangkan. Penggunaan media interaktif diharapkan meningkatkan motivasi dan aktivitas siswa serta membantu mereka memperoleh hasil belajar yang lebih baik. Pedoman teknis juga menempatkan pendekatan multisensori sebagai bagian penting agar siswa dapat belajar melalui lebih dari satu indera. Pembelajaran yang lebih aktif diharapkan sekaligus merangsang kreativitas dan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan.
Manfaat JURANG BILABU PAK PERGABIL terutama diarahkan pada peningkatan hasil belajar dan literasi numerik. Sekolah juga menargetkan peningkatan motivasi belajar yang dapat mendukung prestasi akademik maupun nonakademik. Media yang sederhana dan mudah digunakan memberi peluang bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran Matematika yang tidak monoton. Dengan permainan garis bilangan, konsep yang sebelumnya dianggap rumit dapat dipelajari melalui aktivitas yang lebih dekat dengan pengalaman siswa.
Hasil penerapan yang dicatat dalam pedoman teknis menunjukkan perubahan positif pada pembelajaran di SD Negeri 1 Kreteranggon. Nilai literasi numerik pada Rapor Mutu Pendidikan yang sebelumnya berada pada kategori merah disebut berubah menjadi hijau setelah siswa memperoleh pembelajaran menggunakan JURANG BILABU PAK PERGABIL. Aktivitas dan motivasi belajar siswa juga dinilai meningkat. Dengan bahan yang mudah diperoleh dan cara penggunaan yang praktis, inovasi ini diharapkan dapat dikenal serta diterapkan lebih luas sebagai alternatif media pembelajaran operasi bilangan bulat.



Post Comment